Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, Ahlan wa Sahlan ya Akhi, ya Ukhti
Tampilkan postingan dengan label Dunia Islam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dunia Islam. Tampilkan semua postingan

Mualaf Angela Collins: Begini Alasan Saya Menyerahkan Hati Saya pada Islam

Written By Rizky Priyatna on Sabtu, 09 Juli 2011 | 21.35


Angela Collins pernah menjadi buah bibir di Amerika Serikat. Bukan tentang film televisi yang dibintanginya, tapi tentang keislamannya. Ia bersyahadat tak lama setelah Tragedi 11 September 2001.

Apa yang membuatnya jatuh hati pada Islam? Pada situsturntoislam, ia menceritakan alasannya:

Saya meyakini bahwa saya tidak bisa mengendalikan peristiwa yang terjadi dalam hidup saya atau dalam kehidupan orang lain.

Islam adalah satu-satunya agama yang menyuruh kita melakukan penyerahan total kepada Sang Pencipta kita, Pencipta semua orang dan segala sesuatu. Sebagai seorang Muslim saya tahu bahwa semua yang saya lakukan pertama dimulai dengan niat dan kemudian saya harus mengubah niat itu menjadi upaya dalam rangka melaksanakan apa yang telah ditetapkan. Kebijaksanaan ini mendefinisikan jalan saya untuk menjadi orang yang lebih baik bagi diri sendiri, keluarga saya, komunitas saya, dan semua orang di muka bumi.

Dalam hakikat Allah (satu-satunya Allah) membuka hati saya, Islam memberi saya arah, dan sekarang saya hidup dengan panduan yang dipinjamkan oleh Pencipta saya untuk kebahagiaan di bumi ini dan insya Allah, di akhirat nanti.

Sementara agama adalah sumber daya untuk membantu memandu diri untuk perilaku yang baik melalui spiritualitas kita.

Saya seorang mualaf. Katolik adalah agama nenek moyang saya. Pada usia 14 tahun, saya menolak konsep trinitas dan mempersempit apa yang saya lihat sebagai kisah rumit ‘tiga dalam satu’, menjadi ‘dua dalam satu’ dan mulai menghadiri gereja Baptis.

Sepanjang hidup saya, saya telah mencari untuk memahami, tetapi ketika sampai pada konsep ketuhanan saya benar-benar bingung. Terutama tentang mengapa Tuhan akan datang sebagai manusia dan akan membiarkan dirinya untuk mati bagi dosa-dosapengikutnya.

Saya bertanya pada diri sendiri, “Mengapa agama saya perlu begitu rumit?”

Ketika saya mencapai usia dewasa, saya memutuskan untuk membuatnya sangat sederhana. Hanya ada satu, Pencipta kita dan itu saja. Tidak ada penjelasan lain yang rasional dan lebih masuk akal.

Saya melihat Islam sebagai agama yang datang untuk mengklarifikasi kesalahan manusia yang mengubah firman Allah yang asli agar sesuai kepentingan mereka. Islam adalah sederhana: Allah adalah Allah. Allah menciptakan kami dan kami menyembah Allah dan Allah saja. Allah mengutus Musa, Yesus, dan Muhammad (saw) untuk menyampaikan pesan-Nya untuk membimbing semua orang.

Dalam Islam, Yesus (Isa) adalah satu-satunya nabi yang tidak pernah mati itulah sebabnya ia adalah utusan yang akan datang kembali sebelum Hari Penghakiman.

Islam menegaskan bahwa Anda tidak diberikan jalan ke surga hanya karena Anda mengatakan Anda adalah Muslim. Dan Anda mungkin tidak langsung pergi ke surga hanya karena Anda percaya bahwa Allah bersifat monotheistik.

Anda pergi ke surga berdasarkan niat dan tindakan berikut pesan yang diajarkan kepada kita oleh para rasul sendiri dan dikonfirmasi oleh buku-buku asli dari Allah.

Surga bukanlah klub eksklusif bagi mereka yang hanya mengikuti apa yang ayah mereka ajarkan pada mereka. Sebaliknya, itu adalah tanggung jawab Anda, terutama sebagai seorang Muslim, untuk terus mencari kebenaran, pemahaman, dan untuk membaca serta berpikir.

Setelah membaca setiap bab dalam Quran dua kali dan menelaah secara rinci, saya percaya bahwa karya ini hanya bisa datang dari Pencipta saya. Tanpa ragu penulis buku ini tahu lebih banyak tentang saya daripada saya tahu tentang diri saya sendiri.

Sudah bukan rahasia lagi bahwa Islam secara serius disalahpahami di tanah air saya, Amerika Serikat. Maka, pilihan saya pada agama “kontroversial” membuat keluarga dan teman-teman bingung.

Ini adalah keyakinan saya yang tulus bahwa Allah membawa saya ke Islam dengan meningkatkan gairah saya dalam mengeksplorasi perspektif ‘asing’ melalui ‘perjalanan asing’.

Setelah menemukan diri saya dalam Islam, saya dapat mematuhi ajaran-ajaran dalam Quran dan Hadis. Islam adalah multi-budaya dan merupakan sistem yang dapat diadopsi dalam lingkungan apapun pada setiap titik waktu.

Saya yakin dapat mengatakan bahwa jika Allah tidak meniupkan Islam ke dalam jiwa saya, saya tak akan pernah menemukan Angela.

Well, hari ini, di sinilah saya: Angela, seorang Muslim Amerika: adalah jiwa yang terus-menerus mencari Penciptanya dan kini telah menemukan Pencipta semesta alam, dalam Islam.

Reportase tentang Angela Collins bisa juga dilihat di sini

(Siwi Tri Puji B/Turn To Islam/RoL)
21.35 | 0 komentar

Pentingnya Beladiri Islami.............

Written By Rizky Priyatna on Minggu, 26 Juni 2011 | 03.20


Alhamdulillah, sesuai dengan perjalanan waktu perkembangan umat ini, maka sosok pembinaan kesehatan, kekuatan dan keterampilan melalui beladiri menjadi hal yang sangat dibutuhkan. Dengan niat mencari ridha Allah SWT dan dalam rangka ber fastabiqul-khairat (berlomba-lomba dalam kebaikan) sehingga menjadi warisan turun temurun dan budaya yang sangat kuat dalam melahirkan muslim dan muslimah sejati pemberani.

"Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah SWT dari pada mukmin yang lemah dan pada keduanya terdapat kebaikan" (HR Muslim)"

DiIndonesai ada banyak ragam beladiri, baik yang jahili (tidak sesuai syariat Islam) maupun yang mengaku islami. Beladiri jahili jelas tidak layak dikonsumsi oleh umat islam. sementara beladiri yang mengaku islami harus benar-benar dicermati karena banyak beladiri yang mengggap dirinya islami tetapi isi dan prakteknya jahili, seperti beladiri yang mensyaratkan sesajen, puasa mutih, ayam putih, mengajarkan mantra-mantra untuk mengundang jin, mengajarkan jampi-jampi yang dicampur dengan ayat Al-Qur'an atau murni dari ayat2 Al-Qur'an dan Asma'ul-Husna tetapi cara mengamalkan tidak sesuai dengan tuntunan Rasulullah saw, mengajarkan amalan-amalan yang bertentangan dengan syari'ah atau paling tidak beladiri tersebut pada prakteknya masih bercampur dengan dosa. Diantaranya masih menggunakan penghormatan secara jahili, menyebut kalimat tertentu yang mengandung unsur syirik, tidak memisahkan antara laki-laki dan perempuan saat latihan, gerakan beladirinya disamakan antara laki-laki dan perempuan . Hal-hal jahili tersebut merupakan cara-cara yang dilarang oleh syariat islam.keliatannya sepele tapi dampaknya amat besar.Nauzubillah minzalik...

Syarat-syarat beladiri sebaiknya memenuhi syarat-syarat berikut ini :

1. Tidak ada syirik

"Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik dan Dia mengampuni segala dosa selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya.."(QS An-Nisa :48)

"Seandainya mereka mempersekutukan Allah, niscaya lenyaplah dari mereka amalan yang telah mereka kerjakan (QS Al-an'am :88)

" Sesungguhnya orang2 kafir yakni ahli kitab dan orang2 musyrik (akan masuk) ke neraka jahanam, mereka kekal di dalamnya.'(QS Al -Bayyinah : 6)

Rasulullah dan sahabat-sahabatnya tidak pernah mengunakan Al-Qur'an sebagai alat kekebalan tubuh/kesaktian badan, menjatuhkan lawan dari jarak jauh, tidak kebal dari tebasan pedang dan tusukan panah. Bahkan para sahabat banyak yang syahid di medan perang, seandainya Al-Qur'an diturunkan untuk kekebalan tubuh dan kesaktian badan, tentu merekalah orang yang paling kebal dan paling sakti

2. Menjaga fitrah Kemanusiaan.

Gerakan-gerakan beladiri yang diajarkan harus memperhatikan keselamatan fitrah. Dalam hal ini gerakan untuk perempuan harus disesuaikan dengan postur tubuh dan fitrahnya.Begitu pula laki-laki gerakan yang diajarkan harus sesuai dengan postur tubuh dan fitrahnya.

" Bukan termasuk kaumku yang menyerupai laki-laki dari jenis perempuan dan bukan termasuk kaumku orang yang menyerupai perempuan dari jenis-jenis laki-laki (HR Ahmad)”

“Allah melaknat orang-orang laki-laki yg berpenampilan seperti perempuan serta melaknat orang perempuan yang berpenampilan laki-laki (HR Abu Daud)

3. Tidak ada Maksiat

Pakaian yang digunakan harus sesuai syariat yaitu menutup aurat, tidak ketat, tidak tipis, laki2 dan perempuan harus dipisah supaya tidak terjadi ikhtilath ( campur baur) dan berakibat menimbulkan fitnah, tidak ada alunan musik yang melanggar syariah, tidak ada gerakan2 mengundang fitnah, perempuan tidak dipertontonkan didepan umum dan lain sebagainya.

" Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman,"Hendaklah mereka menahan pandangannya dan memelihara kemaluannya" (QS An-Nur :30)"

" Katakanlah kepada wanita beriman, "hendaklah mereka menahan pandangannya dan memelihara kemaluannya dan janganlah mereka menampakkkan perhiasannnya kecuali yang biasa tampak dari padanya. dan hendaklah mereka menutup kain kerudung kedadanya...dan janganlah mereka memukulkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan" (QS An-nur : 31)

4. Tidak Menyerupai Orang kafir dan berprilaku sombong.

Seperti dalam hal berpakaian, cara penghormatan dan cara bersalaman dan lain sebagainya.

Penghormatan seperti menundukkan kepala serendah-rendahnyanya/ sujud ruku' kepada orang lain, mengatupkan kedua tangan, menghilangkan tangan sambil mengucapkan kata-kata tertentu. Kita meliat sekarang banyak senioritas, yang kadang menganggap dirinya hebat sehingga junior pantas untuk menghormati senior dan muncul penyakit-penyakit hati berupa kesombongan muncul. Padahal Allah yg Maha Kuat dan Hebat tidak pernah membedakan klas manusia yang membedakan hanya ketakwaan. Apa yg mesti kita pantas sombongkan didunia ini, apa kita ingin seperti syetan yang merasa sombong atas dirinya yang merasa lebih suci dan hebat dari adam shg Allah melaknatnya.

5. Sehat Lahir bathin

Pesertanya diarahkan kepada mengkonsumsi makanan yang halal dan tidak mengandung unsur-unsur merusak badan seperti alkohol, rokok, pengawet, biang gula dan lain sebagainya. Beladiri tersebut juga harus mengajak kepada perbaikan batin yaitu mental, akhlak, keimanan, ibadah, wawasan agama dan lain-lain karena beladiri manapun yang mengaku isllam harus menjujung tinggi nilai-nilai islam, menjaga batasan-batasannya dan mengamalkan ajarannya.

Islam memandang wujud manusia sebagai makhluk yang terdiri dari 3 unsur yaitu AKAL, JIWA dan RAGA. Ketiga unsur ini masing-masing mempunyai hak yang harus dipenuhi. Akal berhak untuk dicerdaskan, dipintarkan dan dipenuhi dengan wawasan dengan cara belajar, berpikir,melakukan kajian dan sebagainya. Jiwa berhak untuk dibersihkan dan ditumbuhkan kembangkan melalui ibadah dan amalan-amalan ritual lainnya. sedangkan badan berhak untuk disehatkan, dikuatkan dan diaktifkan segala komponennya dengan mengkonsumsi makanan halal, berobat dan berolahraga secara teratur, dimana beladiri juga termasuk kegiatan yang efektif menyehatkan badan.

Seperti asal kata "beladiri" yang terdiri dari kata "bela" dan "diri" sehingga dipahami bahwa sebuah beladiri mengandung unsur olahraga yang menyehatkan. karena setiap beladiri pasti terdiri dari gerakan-gerakan badan dan jurus-jurus termasuk gerakan-gerakan pendukung lainnya. yang dapat dilatih secara teratur, sehingga dapat diperoleh manfaat untuk membela diri, khususnya pada saat terancam bahaya, dan untuk membela kebenaran secara umum ( mengikat diri pada talui Allah SWT untuk mempertahankan haq). mengamalkan gerakan-gerakan tersebut tidak sekedar dapat menyehatkan tubuh, akan tetapi juga harus mampu menyehatkan baik secara jasmani maupun rohani ( tidak syirik kepada Allah SWT, tidak maksiat dll).

Meliat tingkat kejahatan semakin meningkat seperti pemerkosaan, pelecehan, pencurian, perampokan, pembunuhan, penculikan dan kejadian palestina tidak membuka mata kita untuk lebih waspada dan bagaimana menjaga diri. Bagaimana tiba-tiba negara kita seperti palestina??? bagaimana kejahatan itu tiba-tiba hadir didepan mata kita???. Apa yang bisa kita lakukan????Apakah kita sudah siap?? apakah kita diam saja???apakah yang kita lakukan hanya menangis merintih tanpa melakukan perlawanan apa-apa dan berteriak sekencang-kencangnya berharap ada batman, supermen, wiro sableng atau ksatria yg menolong...akhi... ukhti itu mustahil, itu cuma ada difilm.

Jadi apa alasanmu melarang istri/suamimu untuk latihan beladiri. Apakah tidak suka meliat mereka sehat dan kuat???Apakah kamu tidak bangga dengan dia bisa menjaga dirinya dan menjadi muslim dan muslimah yang pemberani. Dengan alasan-alasan tersebut tentunya dapat menyadarkan kaum muslimin atas arti penting atau perlunya mempelajari beladiri, khususnya beladiri yang islami...Semoga kita selalu mendapat ridho Allah SWT dan berjaya sepanjang masa. Amin............

By : Suzie 'warrohmah' Widya

14 Agustus 2010 jam 13.00

03.20 | 0 komentar